Home Kerjasama Asuransi JAMSOSTEK (JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA)
JAMSOSTEK (JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA) PDF Print
Wednesday, 04 February 2009 14:03

Rawat Jalan
Hal-hal yang tidak ditanggung oleh Jamsostek

1. Pemeriksaan oleh dokter

2. Tindakan medis yang sesuai

3. Pemberian resep standar

4. Fisioterapi

5. Penunjang diagnostik seperti

Pemeriksaan Laboratorium

Pemeriksaan radiologi

Patologi anatomi

 

 

1.  General Check up

2.  Penyakit yang disebabkan oleh narkotika

3.  Penyakit Kanker (terhitung sejak diagnosa)

4.  Cidera yang disebabkan oleh tugas pekerjaan

5.  Penyakit seksual termasuk AIDS

6.  Kelainan Contingental atau bawaan

7.  Haemodialisa (cuci darah)

8.  Transplantasi organ-organ tubuh

9.  Pemeriksaan untuk mendapatkan kesuburan

10.Obat-obatan vitamin,kosmetika,makanan 

Rawat Inap
Hal-hal yang tidak ditanggung selama Rawat Inap

1. Kelas III di RS swasta

2. Mondok dan makan sesuai

3. Perawatan  (ICU,HCU)

4. Tindakan  operasi

5. Konsul dokter spesialis

 

1. Lama rawat inap yang ditanggung max 60 hari

2. Operasi jantung beserta tindakan

3. Pemeriksaan dengan menggunakan  MRI,DSA,

 

 

 

Persalinan
Hal -hal yang tidak menjadi tanggungan

1. Persalinan anak 1 sampai 3

2. Persalinan dengan penyulit

    dengan indikasi medis

    seperti Sectio caesar

    vacuum

1. Persalinan normal

2. Persalinan anak keempat dan seterusnya

3. Persalinan anak kembar ditanggung sebagai

    persalinan dua kali

 

PELAYANAN KHUSUS

Emergency (cakupan pelayanan gawat darurat)
  1. Kecelakaan yang bukan kecelakaan kerja
  2. Serangan jantung
  3. Serangan asthma berat
  4. Kejang demam minimal 39 derajat
  5. Pendarahan berat
  6. Muntah berat
  7. Kehilangan kesadaran
  8. Colic renal
Untuk Alat Bantu

1. Kacamata 

  • Biaya kacamata ditetapkan maksimum sebesar Rp 200.000,00
  • Penggantian lensa diperkenankan paling cepat 2 tahun dengan indikasi medis.
  • Penggantian frame 3 (tiga) tahun sekali

2. Gigi Palsu

  • Jenis gigi palsu adalah gigi palsu tiruan lepas dengan bahan arcyiliric
  • Penggantian berikutnya hanya dilakukan setelah tiga tahun pembuatan pertama
  • Penggantian berikutnya hanya dilakukan setelah tiga tahun pembuatan pertama

3. Alat Bantu Dengar (Hearing Aid)

  • Biaya alat bantu dengar maksimum Rp 300.000,00
  • Penggantian alat bantu hanya dilakukan setelah tiga tahun pertama

 

4. Kaki tangan palsu

5. Mata palsu

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PETUNJUK UMUM

PETUNJUK UMUM PESERTA ASKES DI RSI SULTAN AGUNG SEMARANG (RSI SA)
  1. Bila berkunjung ke RSI Sultan Agung Semarang, peserta harus membawa kartu KPK (Kartu Pemeliharaan Jamsostek) yang masih berlaku.
  2. Membawa surat rujukan dari PPK 1 (klinik) yang telah ditunjuk oleh Jamsostek.
  3. Datang ke bagian loket RSI SA
  4. Setelah dilayani untuk pendaftaran pasien, pasien menuju ke poli yang ditunjuk, jika memerlukan pemeriksaan lanjutan, maka dokter spesialis membuat surat rujukan intern ke poli atau unit lain.
  5. Dalam hal ini, jika dokter spesialis menyarankan pasien untuk menjalani rawat inap, maka dokter spesialis akan membuat surat perintah mondok.
  6. Dalam hal ini jika peserta jamsostek memerlukan kontrol lagi, maka rujukan harus difotokopi terlebih dahulu dan berlaku maksimal untuk tiga (3) kali kunjungan, jika selesai kontrol mintalah jawaban rujukan untuk kemudian disampaikan kepada dokter PPK tingkat I

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kasus Trauma Centre (TC) Jamsostek

Kategori Kecelakaan Kerja

Kecelakaan yang terjadi di jalan menuju ke tempat kerja. Dan sebaliknya, yang menurut khalayak umum adalah jalan yang wajar dan terdekat untuk dilalui.
Kecelakaan yang terjadi pada saat melakukan pekerjaan sesuai dengan tugas dan kewajibannya. Baik di lokasi kerja maupun di luar tempat selama waktu/hari kerja. 
Jika kecelakaan terjadi luar tempat kerja (di luar domisili perusahaan) maka harus dibuktikan denan surat perintah tugas
Kecelakaan yang terjadi di luar jam kerja (misalnya saat jam istirahat dan jam lembur) sebagaiamana diatur dalam perundang-undangan

Perkelahian (pada hari kerja) dapat dianggap sebagai kecelakaan kerja apabila :

  • Ada hubungannya dengan tugas atau dinas pekerjaan
  • Perkelahian tersebut diakibatkan oleh unsur diluar kedinasan, maka pihak yang mempertahankan diri dianggap kecelakaan kerja

 

Kecelakaan yang terjadi apabila :

  • Saat kegiatan olahraga. Harus dibuktikan dengan surat tugas perusahaan. Misalnya, olahraga atas nama perusahaan. 
  • Saat mengikuti pendidikan yang merupakan penugasan dari tempat kerja (dibuktikan dengan surat penugasan.