Aktif gerak, kunci diabetisi hidup sehat

RS Syariah dituntut menjadi sahabat ummat
November 11, 2015
Keefektifan SEFT sebagai pengurang rasa nyeri
November 25, 2015
Show all

senam bersama diabetisi yang dipimpin oleh Mena QOmari dari PERSADIA Unit RSI Sultan Agung -2Kita semua sadar, penyakit Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit yang belum ditemukan obatnya. Tidak ada cara lain, untuk seorang diabetisi-pengidap DM- diharuskan mengkonsumsi obat-obatan selama seumur hidupnya agar dapat mengontrol gula darahnya.

Namun, bagi ratusan diabetisi yang kemarin mengikuti senam dan talkshow  dalam puncak peringatan  world diabetes day  di RSI Sultan Agung, Sabtu (21/11) , DM bukanlah sosok yang menakutkan. Melainkan, sebagai sebuah sahabat. Mereka tidak gentar ketika selama sepanjang hidupya harus dalam bayang-bayang DM.

“Diabetes ? Siapa takut” demikian pekik mereka sebelum dan sesudah senam sehat diabetes yang dipimpin instruktur senam dari RSI Sultan Agung, Mena Qomari.

Setelah senam, para diabetisi beranjak untuk mengikuti talkshow yang disampaikan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam Sultan Agung Diabetic Center, Hj Nur Anna CHS. Nur Anna menyampaikan, penyandang diabetisi juga tetap berhak untuk hidup sehat. Selain memang harus rutin mengkonsumsi obat untuk menjaga kadar gula darahnya, Nur Anna mengatakan perlunya untuk aktif bergerak selain olahraga.

“Aktif gerak ini bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya memilih tangga daripada lift ketika menuju ke sebuah tempat, tidak gampang memerintah seseorang ketika akan mengambil suatu barang dsb” kata Nur Anna.

Dalam talkshow yang diselenggarakan di Hall Direksi lantai 2 Islamic Teaching Hospital ini juga menghadirkan fisioterapis dari Sultan Agung Medical Rehabilitation Center, Istianah. Istianah menyampaikan pentingnya senam kaki pada seorang diabetisi.

“Senam  ini bisa memperlancar aliran darah di daerah kaki. Senam kaki difokuskan pada gerakan-gerakan kaki sehingga diabetisi dapat mencegah amputasi kaki akibat luka yang tak kunjung sembuh” ungkap wanita yang akrab disapa Ana.

Ada beberapa gerakan senam kaki. Namun menurut Ana, yang paling gampang dipraktekkan oleh para diabetisi adalah gerakan menyobek kertas menjadi potongan kecil kemudian jadikan satu hingga berbentuk seperti bola. “Gerakan ini bisa dipraktekkan bisa sambil nonton tv atau aktivitas lainnya” ujar Ana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.