Asa baru pasien terminal penyakit gagal ginjal

M endengar kata cuci darah bagi sebagian orang sangat menakutkan. Sejatinya cuci darah wajib dilakukan pada seseorang penderita Penyakit Ginjal Kronis (PGK).

Sebagaimana diketahui, seseorang yang alami PGK wajib menjalani cuci darah untuk mempertahankan kualitas hidupnya.

PGK adalah suatu keadaan dimana ginjal mengalami penurunan kelainan struktur atau gangguan fungsi yang sudah berlangsung lebih dari tiga bulan. Penyakit ginjal kronik bersifat progresif ( makin memburuk ). Jika tidak tertangani, PGK bersifat ireversibel ( tidak dapat kembali baik ).

Hemodialisa adalah alternatif terbaik untuk mempertahankan kualitas hidup para penderita PGK.

Tindakan hemodialisa biasanya dilakukan selama seumur hidup bagi pasien (permanen). Maka dari itulah, pasien yang menjalani hemodialisa seringkali putus asa ketika menjalani tindakan hemodialisa.

Keputusasaan itu perlu dicegah oleh semua kalangan. RSI Sultan Agung juga memiliki peran sentral dalam upaya mereduksi keputusasaan menjadi secercah harapan. Kita perlu selalu memotivasi mereka agar tetap survive dan tegar selama masa terapi dalam sebuah media. Ini kita implementasikan dalam sebuah gathering rutin bagi pasien yang khusus sedang menjalani hemodialisa.