Aspek penting Rekam Medis perlu diketahui

Rekam Medis (RM) adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen antara lain identitas pasien, hasil pemeriksaan, pengobatan yang telah diberikan, serta tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. RM dibuat oleh dokter atau dokter gigi. Isi RM mencakup riwayat penyakit ; hasil pemeriksaan fisik ; diagnosis ; pengobatan serta hasilnya ; laporan dokter ; perawat ; hasil pemeriksaan laboratorium dan rontgen.

Ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang RM ini. Data-data di RM tidak bisa dipublikasikan secara bebas ke publik. "Data-data ini merupakan data yang bersifat rahasia (confidential) sehingga tidak dapat dibuka kepada pihak ketiga tanpa izin dari pasien yang bersangkutan" kata dr. Istiqomah, Sp.F, S.H, M.H saat coffe morning di RSI Sultan Agung.

Kecuali jika ada alasan lain berdasarkan peraturan atau perundang-undangan yang memaksa dibukanya informasi tersebut.

Menurut perundang-undangan, Permenkes no. 749a tahun 1989 menyebutkan bahwa Rekam Medis memiliki lima manfaat. Yaitu pemeliharaan kesehatan dan pengobatan pasien ; bahan pembuktian dalam perkara hukum ; penelitian ; pembayaran biaya pelayanan kesehatan dan berkaitan urusan statistik kesehatan.

Mengingat pentingya RM, seorang dokter atau dokter gigi bisa dijerat hukum bila tidak membuat data RM. "Berdasar pasal 79 UU Praktik Kedokteran setiap dokter atau dokter gigi yang sengaja tidak membuat rekam medis dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah)".