Awas, anak bisa terkena DM, ini yang harus dilakukan orang tua

Pahami karakteristik serangan jantung dan penanganannya
November 14, 2018
Memperbanyak sholawat, semakin banyak dosa yang terampuni
November 21, 2018
Show all

Mulai saat ini, pertimbangkanlah memberikan makanan atau minuman manis kepada anak-anak kita. Pemberian makanan atau minuman manis seperti susu instan dalam kemasan , permen atau sebagainya ternyata menaikkan potensi anak terkena diabetes melitus. "Angka kejadian Diabetes Melitus pada anak usia 0-18 tahun melonjak sebesar 700 persen dalam kurun waktu 10 tahun belakangan ini" kata dr. Hj. Nur Anna CS, Sp.PD,FINASIM dalam peringatan world diabetes day, belum lama ini di acara CFD Simpang Lima Semarang belum lama ini.

Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit yang disebabkan kelebihan kadar gula dalam darah sehingga menyebabkan kerusakan insulin (zat yang berfungsi mengatur kadar gula dalam darah).

Anak yang diindikasikan DM, lanjut dr. Nur Anna ditandai dengan banyak makan dan minum. Sering kencing atau mengompol disertai berat badan yang drastis dalam 1 s.d 6 minggu.

"Anak menjadi mudah lelah, marah bahkan ada yang mengalami sesak napas dan dehidrasi"ungkapnya.

Jika tak segera tertangani atau mendapatkan pertolongan, diabetisi pada anak kecil bisa menyebabkan penyakit komplikasi semisal penyakit jantung, stroke, glaukoma, gagal ginjal dan luka sulit sembuh.

"Cara pencegahannya mulai dari sekarang lakukan pengelolaan pola hidup sehat pada anak. Membiasakan olahraga dan gerak. Atur agar anak-anak tidak terpapar gadget dalam waktu lama sehingga menyebabkan malas gerak." katanya.

Pola makanan juga berpengaruh, oleh karena itu dr. Nur Anna himbau untuk mempertimbangkan pemilihan jenis makanan yang hendak dikonsumsi.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.