Do’a pelajar bagi pasien RSI Sultan Agung

Tak kan ada lagi “santri gudiken”
June 29, 2015
Dikira ada jenazah, ternyata bagi THR
July 1, 2015
Show all

Menampilkan Foto bersama di Sultan Agung Oncology Center RSI Sultan Agung.JPGPasien itu tergolek lemah di bangsal Sultan Agung Oncology Center. Tangan kanannya masih tertanam infus. Ia hanya bisa berkata lirih kepada kedua orang tuanya yang menunggunya. Sang orang tuanya pun tampak tegar melihat kondisi anaknya itu. Meski dengan nada bergetar, Ibu sang anak tadi bersedia menjawab pertanyaan dari para siswa peserta Ramadhan In Hospital (R.I.H) RSI Sultan Agung.

Ya, dialog itu merupakan penggalan dari sesi kunjungan para siswa peserta R.I.H ke beberapa bangsal perawatan dan fasilitas unggulan yang dimiliki RSI Sultan Agung pada Sabtu (20/6). Selain mengunjungi Sultan Agung Oncology Center, mereka menyambangi fasilitas Hydrotheraphy, Stroke Center dan Sultan Agung Eye Center.

Tidak sekedar berkunjung, mereka menghadiahkan do’a agar semua pasien di lingkungan RSI Sultan Agung disembuhkan atas segala penyakitnya.

Memang, dalam R.I.H sengaja para peserta diajak untuk “berkenalan” dengan lingkungan Rumah Sakit. Selain itu, mereka diajak mengenali apa saja peraturan yang harus dilakukan ketika berada di RS. Misalnya, cuci tangan di sekitar ruangan infeksius, mengingatkan pasien ketika waktu shalat dsb.

“Selain kita memberikan materi keagamaan untuk memperkokoh keimanan, kami bekali mereka dengan informasi yang terkait dengan Rumah Sakit. Agar mereka paham bagaimana tata tertib saat berada dalam Rumah Sakit” ujar Ust Burhan Ali Setiawan, ketua panitia kegiatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.