Dual Chamber Pacemaker Jantung

Pada kondisi tertentu, denyut jantung ternyata bisa mendatangkan sebuah masalah jika abnormal. Ada sebuah kondisi ketika frekuensi denyut jantung melambat. Sebagaimana diketahui, seorang dikatakan normal, bila memiliki rentang denyut nadi 60 s.d 100 x/per menit.

Tapi pada kondisi tertentu bisa terjadi penurunan frekuensi denyut jantung permenitnya. Kondisi ini disebut bradikardia. Akibat dari kondisi bradikardia memiliki keluhan yang bervariasi, seseorang akan mudah alami pusing, persaan seperti mau pingsan, penglihatan kabur bahkan sampai pingsan. Keluhan ini umumnya terjadi karena kurangnya volume darah yang didistribusikan ke tubuh akibat bradikardia.

Bradikardia disertai gejala tersebut sebaiknya segera dikoreksi sesegera mungkin. Saat ini, Perkembangan tekhnologi di dunia medis memungkinkan seseorang yang alami bradikardia bebas dari kondisi tidak menyenangkan itu.

"Alhamdulillah, penanganan bradikardia itu kini hadir lebih dekat. Di RSI Sultan Agung dengan tenaga medis dan tekhnologi terkini mampu menangani bradikardia dengan implantasi permanent pacemaker (pacu jantung permanen). Yakni tindakan pemacuan pada jantung" ujar dr Pipin Ardhianto, Sp.JP dari Sultan Agung Cardiac Center.

Harapannya seseorang setelah dilakukan pacu jantung bertujuan untuk meningkatkan denyut jantung tiap menitnya supaya kebutuhan volume darah tubuh dapat tercukupi, sehingga bermacam keluhan yang berhubungan akibat bradikardia bisa dihilangkan.

Informasi lebih lengkap bisa menghubungi hotline kami di 085 100 412 424.