Gerak (dan terus) bergerak untuk berdamai dengan diabetes

Obesitas tak selamanya menggemaskan. Tapi juga bisa berbahaya
December 15, 2017
Pokdar Kamtibmas Semarang belajar BHD
January 3, 2018
Show all

Presiden kita memiliki tagline “kerja, kerja dan kerja”. Tapi bagi diabetisi, agaknya slogan itu harus dimodifikasi sedemikian rupa supaya mereka mampu mempertahankan kualitas hidupnya. Yakni : gerak,gerak dan gerak.

“Diabetes adalah penyakit yang secara medis tidak bisa disembuhkan. Namun, bagi diabetisi (sebutan bagi seorang yang berpenyakit diabetes) , olahraga teratur atau keep moving for your health mampu menjadikan seorang diabetisi untuk berdamai dengan penyakitnya.” ujar dr Hj Nur Anna CS, Sp.PD, FINASIM dalam gathering diabetisi dan talkshow interaktif kemudian berlanjut dengan parade senam maumere di halaman parkir RSI Sultan Agung.

Aktivitas fisik bagi seorang diabetisi, lanjut dr Anna merupakan salah satu 5 pilar diabetes. “Senam aerobik, bersepeda, olahraga (tenis, sepakbola dsb) mampu mengeluarkan kalori sebanyak 400 – 900 kilo kalori per jamnya. Ini sangat bermanfaat bagi diabetisi.” ujarnya.

Manfaat lain dari seringnya beraktivitas , kata dr Anna juga mampu untuk program penurunan berat badan menuju ideal. Agar continue , dr Anna himbau diabetisi untuk memulai dari sederhana misalnya jalan kaki dan senam.

Itulah dalam gathering ini, dr Anna selalu meminta para diabetisi untuk tetap bergerak. Dan agar lebih tertarik, dr Anna mengenalkan senam maumere , penguin kepada anggota Persatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA) unit RSI Sultan Agung.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *