Jaminan halal oleh instalasi gizi RSI Sultan Agung

 

Komitmen RSI Sutan Agung menyajikan halal berbuah apresiasi positif. Ketua Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI)Jawa Tengah, Prof DR Ahmad Rofiq , MA memberikan sertifikat halal Instalasi Gizi RSI Sultan Agung. Dengan demikian, merupakan pengakuan bahwa semua produk makanan yang ada di RSI Sultan Agung dipastikan dipastikan halal.


 

Kebijakan Makanan dan Minuman Halal


  • Selama perawatan dan pengobatan di rumah sakit, pasien dan keluarga pasien hanya diperkenankan mengkonsumsi makanan dan minuman halal yang disediakan oleh Instalasi Gizi RSI Sultan Agung.
  • Menjamin seluruh peralatan makanan dan minuman yang digunakan sebagai alat saji hidangan Instalasi Gizi bebas dari bahan babi dan turunannya serta bahan najis lainnya.
  • Peralatan makanan dan minuman tidak diperkenankan untuk digunakan selain produk makanan dan minuman yang dikeluarkan Instalasi Gizi.
  • Kebijakan Halal di Instalasi Gizi RSI Sultan Agung


  • Menjamin seluruh produk makanan & minuman yang dikeluarkan Instalasi Gizi telah disertifikasi kehalalannya oleh LPPOM MUI.
  • Menjamin seluruh bahan yang digunakan telah disetujui oleh LPPOM MUI.
  • Menjamin fasilitas produksi yang digunakan bebas dari bahan babi dan turunannya serta bahan najis lainnya.
  • Melatih, mengembangkan & melibatkan seluruh stakeholder RSI Sultan Agung guna memahami Sistem Jaminan Halal.
  • Menyediakan sumberdaya yang diperlukan untuk penyusunan, penerapan dan perbaikan berkelanjutan Sistem Jaminan Halal.
  • Kebijakan Pemesanan di Instalasi Gizi RSI Sultan Agung

    Administrasi Instalasi Gizi

  • Menentukan jumlah bahan yang dibutuhkan

  • Melakukan order kepada Bagian Pengadaan

    Pengadaan

  • Bagian Pengadaan memesan bahan sesuai daftar bahan yg terdaftar di LPPOM MUI kepada supplier untuk dikirim ke Instalasi Gizi.
  • Penerimaan

    Bagian administrasi atau Quality Control melakukan penerimaan dan spesifikasi bahan dengan memberikan pelabelan, Halal Pass adalah bahan yang disetujui oleh LPPOM MUI (positive list, memiliki logo halal, atau memiliki nomor sertifikat LPPO MUI). Hold adalah bahan makanan yang penggunaannya ditunda terlebih dahulu sebelum persetujuan LPPOM MUI dan Reject adalah bahan makanan yang tidak mendapat persetujuan LPPOM MUI.

    Penyimpanan

  • Dipisahkan bahan kering dan basah.
  • Bahan yang tidak dimasak disimpan di gudang.
  • Bahan yang disimpan adalah bahan yangg sesuai daftar bahan yg diketahui LPPOM MUI.
  • Penataan barang di gudang berdasar pada jenisnya dikeluarkan berdasar FIFO & FEFO
  • Evaluasi masa berlaku barang dilakukan setiap hari.
  • Persiapan
  • Petugas persiapan melihat daftar menu dan jumlah konsumen.
  • Bahan makanan yang akan diolah telah mendapat stempel Halal Pass.
  • Setelah timbang terima dari petugas administrasi kepada petugas persiapan.
  • bhn mkn dibawa ke ruang persiapan.
  • Bahan makanan dibawa ke ruang pengolahan.