KAIZEN Festival : Adu Inovasi unit RSI Sultan Agung

Unit instalasi farmasi dengan inovasinya "Cangcimen" meraih Gunung Emas dalam festival KAIZEN RSI Sultan Agung. "Cangcimen merupakan pengelompokan obat-obatan dan menempatkan dalam satu kotak yang bisa dibawa kemana-mana oleh petugas farmasi. Ini terinpirasi oleh pedagang asongan yang selalu membawa barang dagangannya dalam satu kotak" ujar kepala bagian farmasi RSI Sultan Agung, Ida Ayu Ariessanti, S.Farm, Apt di ketika ditemui belum lama ini.

Inovasi ini muncul dari permasalahan lamanya menunggu racikan pembuatan obay di instalasi farmasi RSI Sultan Agung. "Nah, dengan diterapkannya cangcimen ini mampu memangkas waktu tunggu hingga 30 s.d 60 menit untuk setiap pasiennya" tambah Ida ketika ditemui belum lama ini.

KAIZEN untuk kepuasan pasien.

Selain Instalasi farmasi, predikat gunung emas KAIZEN diraih unit Sultan Agung Eye Center dengan inovasinya meniadakan nomor antrian refraksi. Sebagai gantinya ,adanya penambahan pengaturan job bagi petugas refraksi untuk menangani status catatan medis pasien per dokter.

"Meniadakan nomor antrian refraksi akan membuat waktu tunggu pasien untuk pelayanan ke ruang dokter atau operasi menjadi lebih cepat" kata perawat Sultan Agung Eye Center, Tirtanti Siwi Ariana.

Tirtanti menambahkan, setelah ditiadakannya nomor antrian, membuat terkuranginya pasien komplain karena salah persepsi antara nomor antrian refraksi dengan nomor antrian dokter.

Festival KAIZEN adalah ajang yang diselenggarakan RSI Sultan Agung sebagai sarana merangsang inovasi atau terobosan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan cara yang efisien dan efektif. "Sehingga pasien akan mendapatkan kepuasan dalam pelayanan kesehatan di RSI Sultan Agung. Inovasi yang dinilai baik oleh dewan juri mendapatkan predikat "gunung emas". pungkas Direktur Utama dr. H . Masyhudi AM, M.Kes sekaligus sebagai ketua dewan juri.