Lahirkan berjuta inovasi dalam Kaizen Festival

Memberi masukan kepada manajemen atau perawat tentang pelayanan Rumah Sakit (RS) kini semakin mudah bagi pasien di RSI Sultan Agung. Jika dahulu harus mendatangi bagian public relations atau humas maka kelak pasien bisa langsung mengirimkan saran atau kritik via aplikasi dimanapun dan kapanpun.

Ari Wahyudi dari RSI Sultan Agung memaparkan, program yang kami rintis dinamakan E-LAPOR. E-LAPOR ini lanjut Ari adalah inovasi yang efisien karena mengurangi pergerakan pasien dan efektif bisa langsung ditindaklanjuti oleh direktori terkait. "Program ini berbasis android dan bisa diunduh di playstore. Dalam waktu yang tidak lama semoga segera terealisasi dan di launching ke publik. Kami berharap ini menjadi sarana peningkatan pelayanan pasien."kata lajang dari Blora.

Aplikasi itu tengah dirintis oleh public relations RSI Sultan Agung dalam festival KAIZEN. Festival ini adalah even tahunan yang mempertemukan ide atau gagasan setiap unit sebagai bekal hadapi era disrupsi.

Dirut dr. H. Masyhudi AM, M.Kes mengatakan festival ini bertujuan mendorong ide kreatif berbasis informasi tekhnologi (it) untuk mendukung peningkatan safety patient di RSI Sultan Agung. "Ada banyak sekali inovasi dari unit-unit yang nantinya akan kita buat menjadi sebuah aplikasi untuk memudahkan pekerjaan sehingga bisa mengurangi waste (segala sesuatu yang tidak memiliki nilai tambah)"jelas dr Masyhudi.

9 jenis waste yang ingin kita reduksi, kata dr Masyhudi adalah Overproduction (Produksi yang berlebihan) ; Inventory (Inventori) ; Defects (Kerusakan) ; Transportation (Pemindahan/Transportasi) ; Motion (Gerakan) dan Waiting (Menunggu). "Pemanfaatan IT lewat aplikasi untuk saat ini adalah yang paling powerfull mengikis jenis-jenis waste tersebut."kata dr. Masyhudi.

Semenjak tahun 2015, RSI Sultan Agung telah melaksanakan festival Kaizen sebanyak 4 kali dan memunculkan inovasi yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan pasien.