Launching thibbun nabawi masjid Hamidun Kosim RSI Sultan Agung

Kebutuhan masyarakat akan pengobatan thibbun nabawi atau pengobatan sesuai tata cara Nabi yakni menggunakan madu dan bekam.Kini, masyarakat semakin dimudahkan mendapatkan pelayanan itu di Masjid Hamidun Kosim, yang berada di kompleks RSI Sultan Agung. Layanan tersebut dilaunching Dewan Pembina Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA), Drs. H. Ali Mufiz, M.P.A dihadiri oleh ahli akupunktur Prof Dr HD Haryoko Akp PhD ; Direktur Utama, dr. H. Masyhudi AM, M.Kes..
Dua pakar thibbun nabawi Darusy Syifa dr. Achmad Ali Ridho dan dr. Hadi Sarosa, M.Kes bergantian memberikan pencerahan tentang dua prosedur thibbun nabawi. Dr Achmad Ali Ridho yang piawai berbekam memberikan penjelasan pentingnya tindakan tersebut sebagai sarana kesembuhan. Sementara dr. Hadi Sarosa, M.Kes menyampaikan keoptimisannya layanan akupunktur bisa berkembang di masa depan.
 
Dirut dr. H. Masyhudi, AM, M.Kes mengemukakan, disediakannya layanan pengobatan nabawi ini untuk memberikan pilihan kepada masyarakat dalam hal metode pengobatan penyakit. "Tujuannya agar bisa bermanfaat, karena banyak juga masyarakat yang membutuhkan akupunktur, bekam maupun produk-produk herbal.
Secara resmi, masyarakat bisa memanfaatkan layanan thibbun nabawi. Insya Allah dengan pengobatan suatu penyakit bisa dilakukan dengan pengobatan nabawi. Kami berkeyakinan, thibbun nabawi sebagai bagian dari sunnah rasul bisa saling beriringan dengan pengobatan medis.
 
Doa yang mengiringi pembukaan thibbun nabawi. Pengelolaan thibbun nabawi akan di bawah takmir masjid, bukan layanan medis di rumah sakit. Perizinannya juga bukan dari Kemenkes, melainkan dari asosasi pengobatan seperti akupunktur.
Melihat interior ruang pelayanan thibbun nabawi di lantai 1 masjid Hamidun Kosim RSI Sultan Agung.