Mahasiswa URINDO belajar sinergi asuhan keperawatan berbasis Syariah

Sinergitas asuhan keperawatan dengan konsep Islam menjadi obrolan hangat oleh praktisi kesehatan beberapa waktu belakang ini. Mereka bertanya, apakah bisa ilmu kedokteran dipadu dengan konsep Syariah ? Menjawab pertanyaan ini, mahasiswa Universitas Respati Indonesia (URINDO) Jakarta berkesempatan mendatangi RSI Sultan Agung dengan predikat RS Syariah pertama di Indonesia.
Dirut RSI Sultan Agung, dr. H. Masyhudi AM, M.Kes menjelaskan sinergitas keperawatan dengan konsep Syariah. Diantaranya, pasien senantiasa diingatkan untuk menjalankan ibadah sholat 5 waktu. Tidak hanya itu, perawat juga berkewajiban membimbing pasien untuk melakukan thoharoh dan ibadah sholat.
 
Mahasiswa dari URINDO bertanya tentang manajemen bagi pasien kurang mampu di RSI Sultan Agung. Kemudian kiat RSI Sultan Agung agar tetap eksis di tengah disrupsi. Disampaikan oleh Direktur Umum Hj Miftahul Izah, SE, M.Kes, kita memiliki Unit Pengelolaan Zakat (UPZ) yang mengumpulkan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) karyawan. Semua itu diperuntukkan untuk meringankan pasien yang kesulitan biaya.
Rombongan beranjak ke layanan VVIP RSI Sultan Agung dengan didampingi Direktur Umum Hj Miftahul Izah, SE, M.Kes. Di ruang VVIP Firdaus, mahasiswa URINDO melihat tayamum pad yang dimanfaatkan oleh pasien untuk ber thoharoh. Sekaligus melihat form yang dimanfaatkan untuk mengingatkan ibadah sholat.
 
Perjalanan dilanjutkan ke layanan unggulan LASIK Center yang menghadirkan pelayanan koreksi mata minus dan gangguan refraksi. Di Jawa Tengah, RSI Sultan Agung menjadi pioner pelayanan tersebut.
Tidak ingin menyiakan kesempatan di RSI Sultan Agung, mahasiswa URINDO juga belajar penyajian makanan sesuai prinsip Syariah. Mulai dari penerimaan, pengolahan dan pengantaran dijabarkan secara detail oleh petugas gizi.