Mengenalkan prinsip gizi seimbang di usia dini

Sistem perlindungan penyakit akibat kerja.
January 28, 2019
Obat Generik, Obat Murah yang Dilupakan
February 1, 2019
Show all

Peringatan hari gizi yang jatuh beberapa hari lalu masih diwarnai dengan beberapa catatan yang memprihatinkan. Yakni angka stunting (kerdil) yang banyak terjadi di beberapa daerah. Faktor yang mempengaruhi stunting adalah asupan gizi yang kurang berimbang.

Inilah yang menjadi tugas bersama. Penyuluh Instalasi gizi RSI Sultan Agung, Harini Diestiana,S.Gz, RD dan Niken Ratna,S.S.Gz,RD mencoba memberikan pemahaman tentang gizi seimbang pada pelajar SD Sultan Agung 4 belum lama ini

Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang memiliki keanekaragaman makanan pokok sebagai sumber energi ; Lauk pauk sebagai sumber protein hewani, (daging, kambing). Termasuk hasil laut (ikan dsb).

"Protein inilah yang membuat adik-adik menjadi tumbuh sehat dan otak menjadi cerdas" kata Harini Diestiana,S.Gz,RD.

Syarat gizi berimbang lainnya adalah punya kandungan vitamin dan mineral. Jenis makanan ini adalah sayuran. "Cara konsumsi sayuran bisa dikonsumsi mentah, dikukus, direbus atau ditumis" kata Harini.

Fungsi sayuran, menurut Harini adalah mencegah aneka penyakit, membersihkan racun dalam tubuh, membuat kulit sehat dan sebagai menu makanan sehat.

Nah, bagaimana pelajar bisa memenuhi gizi seimbang ? "Mulai dari sekarang hindari jajan sembarang yang unsur gizinya tak seimbang. Banyak dari jajanan itu yang kandungan gula, garam dan lemaknya terlalu tinggi." katanya.

Gantilah kebiasaan jajan sembarang dengan membawa bekal sendiri dari rumah. "Adik-adik juga mulai dari sekarang mengimbangi pola makan dengan membiasakan minum air putih yang cukup dan lakukan aktivitas fisik yang cukup" kata Niken.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.