Mengendalikan fatty liver supaya tidak memburuk

RSI Sultan Agung perangi penyakit yang merugikan negara
June 21, 2019
Lancar melahirkan dengan mengenali tanda-tandanya
June 27, 2019
Show all
Hati yang berlemak adalah penyakit yang terbentuk dari jaringan lemak diatas organ hati. Jaringan lemak ini akan menyebabkan terganggunya fungsi hati. Dokter akan menegakkan diagnosa fatty liver jika mengenai lebih dari 5 persen total berat hati. Ada dua jenis fatty liver. Alcoholic dan non alcoholic. Non alcoholic disebabkan kelainan metabolik (diabetes dan pre diabetes, dislipidemia, malnutrisi kalori serta obesitas).

Faktor famili atau kelainan metebolisme bawaan (familial hepato steatosis) juga membawa dampak dari fatty liver (fl). Lemak yang tertimbun secara terus menerus dan berulang berpotensi sirosis hati. fl yang non alkoholic jarang menimbulkan gejala. Tapi pada fase tertentu akan mengalami gejala tidak nyaman di bagian kanan atas perut, mual, muntah dan kembung. Pada pemeriksaan fisik akan didapati pembesaran hati.

Fase yang harus dilewati oleh penderita fl adalah pengobatan meski tidak dapat berhasil 100 persen. Dengan pengobatan yang baik, kita dapat mengontrol gejala dan mengendalikan serta tidak menambah berat kerja organ hati.

Mengendalikan fatty liver non alcoholic

  • Modifikasi gaya hidup : penurunan berat badan bertahap. Yakni 0.5 kg per minggu.
  • Diet makan sehat dan seimbang. Konsumsi buah dan sayuran
  • Suplementasi diet : vitamin E, C, temulawak dan kayu manis
  • Obat untuk menurunkan lemak
  • Olahraga, istirahat dan manajemen stress yang baik.
  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.