Mengklasifikasikan kesulitan makan pada anak

Tua itu pasti, tapi bisa dilambatkan dengan cara ini
December 6, 2018
Ventilasi yang baik, cegah persebaran TB
December 14, 2018
Show all

Food preference. Penolakan terhadap jenis makanan tertentu ataupun pilih-pilih makan. Meliputi takut terhadap makanan baru (neofobia) dalam fase perkembangannya, yaitu suatu penolakan yang bersifat normal terhadap makanan baru.

Picky eater.Merupakan neofobia yang berlanjut menjadi penolakan berkepanjangan dan konsisten terhadap makanan tertentu sehingga menimbulkan masalah makan.

.

Kriteria diagnosis picky eater adalah anak yang menolak makanan tertentu atau pilih-pilih makan, namun masih mengonsumsi makanan dari empat kelompok makanan, yaitu karbohidrat, protein, sayur atau buah, dan susu.

Food selectivity atau selective eater. Neofobia yang menetap dan patologis. Keterbatasan penerimaan terhadap makanan yang tidak sesuai dengan usia dan tahap perkembangan. Kondisi tersebut menyebabkan hilangnya asupan terhadap salah satu bahan makanan dari empat kelompok makan sehingga anak berisiko mengalami defisiensi makronutrien atau mikronutrien tertentu.

Sensory food aversions. Penolakan yang konsisten selama minimal 1 bulan terhadap makanan tertentu dikarenakan rasa, tekstur, bau, atau penampilan makanan tersebut. Masalah makan ini disebabkan fisiologi abnormal, yaitu perubahan papil pengecap.

Highly selective intake. Pilih-pilih makan. Status gizi karena asupan nutrisi tertentu tidak optimal. Anak juga mengalami keterlambatan perkembangan keterampilan makan, terutama bila mereka hanya mengonsumsi makanan bertekstur lunak. Kesulitan bersosialisasi dalam lingkungan keluarga atau teman sebaya biasa menyertai anak.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *