Penanganan mengompol pada lansia

Mengompol yang biasanya lumrah kita temui pada anak-anak ternyata juga bisa terjadi pada sebagian orang yang telah memasuki usia lanjut.

.

Problematika yang cukup merisaukan itu disampaikan Dokter Spesialis Urology RSI Sultan Agung, Herinto Himawan dalam seminar "Inkontinesia urine pada lansia" di Hall Direksi belum lama ini. Seminar ini terselenggara kerjasama RSI Sultan Agung dan produsen popok dewasa, Confidence

"Inkontinesia merupakan istilah medis untuk keluarnya air kencing pada waktu yang tidak dikehendaki tanpa memperhatikan frekuensi dan jumlahnya" ujar dr Herinto.

Jika tak tertangani dengan baik, cukup merepotkan bagi lansia karena menyebabkan masalah sosial dan higiensi bagi penderitanya.

dr. Herinto menyebutkan ada beberapa penyebab penyakit yang biasanya dikenal dengan sebutan "beser". Pertama, karena stress. Ditandai melemahnya otot dasar panggul. "Seseorang yang alami inkontinesia stress sering mengeluarkan urin saat batuk, olahraga, bersin." jelas dr Herinto.

Kedua akibat ketidaksingkronan kkontraksi otot kandung kemih. "Biasanya dialami oleh seseorang dengan infeksi saluran kemih, stroke.

Ketiga, karena sumbatan saluran kencing. Jenis ini, kata dr Herinto sering dialami oleh laki-laki karena ada gangguan prostat dan penyempitan saluran kemih.

Ciri-cirinya, keluar urine sedikit dan menetes dengan sensasi kencing teramat sangat dan kondisi kandung kemih penuh.

Sementara Manajemen Confidence, Rian memperkenalkan produk popok dewasa untuk mengatasi masalah inkontinensia."Popok ini telah teruji secara klinis sebagai popok dewasa yang aman bagi kulit" ujarnya