Pencegahan penularan Monkey Pox

Sayangi ginjal dengan bijak konsumsi obat-obatan
June 10, 2019
Memaafkan dan meleburkan dosa dalam halal bi halal
June 14, 2019
Show all

Semenjak tahun 1970, Monkey Pox sebenarnya sudah muewabah di Republik Demokratik Kongo. 33 tahun kemudian, MP kembali muncul di Ameriksa Serikat karena adanya riwayat kontak manusia dengan binatang prarie dog yang terinfeksi tikus amerika. Setelah tidur, beberapa bulan yang lalu kembali di Singapura akibat Warga Negara Asing (WNA) dari Nigeria.

Monkeypox adalah virus yang hidup di hewan termasuk primata dan pengerat. Terkadang dapat menginfeksi ke manusia. Inilah hewan yang berpotensi menularkan MP adalah monyet, tupai, tikus gambia, daging binatang yang terkontaminasi. Bahkan antar manusia bisa salng menularkan melalui sekret pernapasan dan bersentuhan.

Gejala Monkey Pox

  • Demam
  • Nyeri kepala
  • Ruam
  • Pembesaran kelenjar getah bening.

    Pencegahan Monkey Pox bisa dilakukan dengan aktif cuci tangan dengan sabun ; hindari kontak langsung dengan tikus atau hewan primata ; hindari kontak fisik dengan orang yang berpotensi terinfeksi atau benda terkontaminasi ; hindari kontak hewan liar atau konsumsi daging yang diburu oleh hewan liar. "Sebaiknya, jika ada rekan atau kerabat yang baru saja melakukan perjalanan dari negara Afrika dan alami demam 1 s.d 2 minggu, maka dianjurkan segera ke Rumah Sakit".

    Saat ini ada vaksin bagi pasien yang terkena monkeypox. Dimana vaksin yang digunakan adalah vaksin cacar, vaksin imun globulin.

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.