Memaknai Al Qur’an sebagai pembeda Hak dan Bathil

Pentingnya membaca label kemasan pangan parcel lebaran
May 24, 2019
Mewaspadai beberapa penyakit yang muncul pasca lebaran
June 10, 2019
Show all

Peringatan Nuzulul Qur'an menjadi pengingat bagi ummat muslim untuk memperbanyak interaksi dengan Al Qur'an. Dengan memperbanyak interaksi, setiap ummat Islam diharapkan bisa membedakan mana yang hak dan batil. Apalagi di kehidupan saat ini dimana manusia sudah tidak peduli dengan nilai-nilai kebenaran.

Nasehat itu disampaikan oleh KH Abdurrahim Al-Muhsin dari Demak, saat memberi siraman rohani dalam peringatan Nuzulul Qur'an keluarga besar RSI Sultan Agung belum lama ini.

"Bulan Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an, karena pada bulan inilah Allah menurunkannya kepada manusia, sebagai petunjuk bagi mereka dalam mengarungi kehidupan dunia" sebutnya.

Berinteraksi dengan Al Qur'an menurut KH Nur Rochim bisa dilakukan dengan banyak membacanya. "Ini termasuk amalan yang sangat dianjurkan. Bahkan, Malaikat Jibril selalu datang setiap malam Ramadhan untuk mengecek dan membacakan al-Qur’an kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam" terangnya.

Kedua, dengan mengamalkan dan merenungi kandungannya. Kita perlu meniru Rasulullah yang mengajarkan ayat demi ayat kepada sahabatnya. "Dahulu para Nabi mengajarkan al-Qur’an sedikit demi sedikit. Semisal sepuluh ayat dahulu, tidak pindah hingga mengamalkannya. Mereka belajar dan mengamalkan al-Qur’an bersamaan.”tegasnya.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *