Pentingnya membaca label kemasan pangan parcel lebaran

Meningkatkan kesejahteraan warga lewat pelatihan ekonomi kreatif
May 20, 2019
Memaknai Al Qur’an sebagai pembeda Hak dan Bathil
May 24, 2019
Show all

Kebiasaan saling membagikan parcel atau bingkisan lebaran menjadi tradisi unik masyarakat Indonesia. Parcel dibagikan kepada sanak saudara, rekan kantor dan seterusnya.

Terlebih di akhir Ramadhan, kebutuhan akan parcel semakin meningkat. Tapi ada hal yang perlu kita perhatikan ketika akan membeli parcel. Yaitu membaca label.

Label adalah keterangan tentang isi, jenis, komposisi zat gizi, tanggal kadaluarsa dan keterangan penting lainnya sebagaimana yang dicantumkan pada kemasan.

Semua keterangan pada label makanan yang dikemas sangat membantu konsumen untuk mengetahui bahan-bahan yang terkandung dalam makanan tersebut.

Selain itu, dapat memperkirakan bahaya yang mungkin terjadi pada konsumen yang berisiko tinggi karena punya penyakit tertentu.

Dianjurkan, untuk membaca label pangan yang dikemas. Terutama keterangan tentang informasi kandungan zat gizi dan tanggal kadaluarsa sebelum membeli atau mengkonsumsi makanan tersebut.

Nah, parcel yang rata-rata didominasi makanan instan banyak kandungan gula, garam dan lemak juga harus menjadi perhatian. Karena sesuai dengan peraturan menteri kesehatan no 30 tahun 2013 menyebutkan jika konsumsi gula lebih dari 50 gram (4 sendok makan) , natrium lebih dari 2000 mg (1 sendok teh) dan lemak atau minyak total lebih dari 5 sendok makan per orang per hari akan tingkatkan resiko hipertensi, stroke, diabetes dan serangan jantung.

Pengusaha pangan olahan juga diwajibkan mencantumkan informasi nilai gizi pada label pangan agar masyarakat dapat memilih makanan sehat sesuai kebutuhan keluarga



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.