Peran PPI maksimalkan perlindungan bagi petugas kesehatan dari TB

Dorong kompetensi dokter spesialisasi nyeri lewat Fellowship
November 27, 2018
Tahapan pencegahan TB di Rumah Sakit
December 5, 2018
Show all

Di fasilitas pelayanan seperti rumah sakit, potensi seorang petugas medis, terkena Tuberkolosis juga sangat besar. Justru di pelayanan kesehatan, diklaim potensi terjadinya sangat besar.

Maka perlu diminalkan resiko terjadinya infeksi TB di fasilitas pelayanan kesehatan melalui tindakan pencegahan dan pengendalian infeksi yang efektif. "Syukurlah, di rumah sakit telah dibentuk sebuah komite pencegahan dan pengendalian infeksi yang efektif (PPI)." kata dr. Rahayu dalam sebuah sesi coffe morning..

Cakupan kerja PPI dalam hal ini adalah pengendalian infeksi Tubercolosis melalui beberapa pilar.

Dimulai dari pilar manajerial. Membuat kebijakan pelaksanaan PPI TB yang menjad program PPI. Memberikan pelatihan bagi petugas, membuat dan memastikan konstruksi bangunan, menyediakan sumber daya untuk terlaksana program TB, monitoring dan evaluasi.

Di tingkat tataran teknis, ppi berupaya mengendalikan lingkungan yang berisiko terkena paparan TB.

"Kami membuat instrumen untuk pengaturan aliran udara atau ventilasi dengan tekhnologi untuk cegah penyebaran dan kurangi kadar percik renik di udara. Itu kami lakukan dengan penyaluran percik ke arah tertentu (directional air flow) atau ditambah dengan dengan radiasi ultravilot dengan germisida" katanya.

Perlindungan diri pernapasan bagi petugsa kesehatan di tempat pelayanan juga menjadi ruang lingkup ppi.

"Pada saat tindakan yang berisiko tinggi seperti bronskopi, intubasi, induksi sputum, aspirasi saluran napas.

Terakhir, ppi juga membuat program bagi petugas pelayanan kesehatan untuk memberi edukasi tentang menjalani etika batuk kepada pasien untuk kurangi penularan.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *