P ara mahasiswa ternyata memiliki minat yang tinggi dalam penerapan konsep Syariah untuk mereka aplikasikan di lingkungan masing-masing. Untuk memperdalam konsep Syariah itu, mahasiswa program pascasarjana Universitas Respati Yogyakarta melakukan visitasi di RSI Sultan Agung yang beberapa waktu lalu menjadi pioner atau pelopor RS Syariah di Indonesia.

Manajemen RSI Sultan Agung yang menerima rombongan pascasarjana adalah Direktur Keuangan dan Umum, Hj. Miftahul Izah, SE, M.Kes. Dalam sambutannya, Hj. Miftahul Izah, SE, M.Kes memaparkan perjalanan RSI Sultan Agung sampai menjadi RS dengan predikat syariah.

Lebih lanjut, konsep Syariah yang diusung RSI Sultan Agung mendasarkan pada Maqashid al-Syariah al-Islamiyah karya Imam Syatibi. Menurut salah satu ulama besar dari mazhab Maliki tersebut, ada konsep lima kebutuhan dasar manusia yang bisa diterapkan di RS Syariah. Yakni memelihara agama (khifdz ad-diin), memelihara jiwa (khifdz an-nafs), memelihara keturunan (khifdz an-nasl), memelihara akal (khifdz al-aql), dan memelihara harta (khifdz al-mal).

Selama kunjungan ke RSI Sultan Agung, mahasiswa pascasarjana Universitas Respati Yogyakarta melihat secara dekat pelayanan unggulan yang dimiliki RSI Sultan Agung. Semisal hydrotheraphy pada Sultan Agung Rehabilitasi Medik Center ; Sultan Agung Eye Center dan layanan unggulan lainnya.