I bu yang baru saja melahirkan atau dalam proses menyusui terkadang masih kesulitan untuk menutup aurat saat dalam ruang perawatan. Apalagi dalam sebuah ruang perawatan tersebut, acapkali tercampur dengan para penunggu bukan muhrimnya.

Persoalan serupa inilah yang dihadapi manajemen Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Muslimat Jombang. Mereka ingin menjaga aurat ibu menyusui saat berbaur dengan pengunjung bukan non muhrim.

Hal itu dialami karena memang belum ada pakaian khusus untuk dikenakan pada ibu menyusui sewaktu dijenguk oleh orang lain. Problematika ini dipecahkan RSI Sultan Agung dengan menghadirkan pakaian khusus untuk ibu menyusui atau Penutup Dada Bagi Ibu Menyusui (PEDASUI).

Hal inilah yang mengundang ketertarikan RSIA Muslimat Jombang dengan melakukan study banding pelayanan syariah di RSI Sultan Agung belum lama ini.

Di tahun 2018, RSI Sultan Agung memang telah menerapkan layanan Syariah semenjak ditetapkan menjadi RS pertama di Indonesia pada 23 September 2017 silam.

Pedasui inilah salah satu implementasi pelaksanaan syariah di RSI Sultan Agung.

Dirut, dr. H. Suparmin, Sp.OG memaparkan kedatangan romboongan dari RSIA Muslimat untuk mengadopsi sistem syariah yang sudah diterapkan di RSI Sultan Agung. "Sebagai Rumah Sakit Islam, kita ingin menerapkan konsep Syariah pada pelayanan kelahiran bayi dan ibu menyusui. Termasuk Pedasui ini" katanya.

Layanan lain yang ingin segera diterapkan di RSIA Muslimat adalah tayamum pad bagi pasien yang ingin sholat.

Tayamum pad merupakan inovasi untuk memudahkan proses thoharoh pasien yang ingin beribadah dalam kondisi sakit dengan menggunakan debu.