RSI Sultan Agung perangi penyakit yang merugikan negara

Cuci tangan sebagai upaya kurangi mikroorganisme
June 19, 2019
Mengendalikan fatty liver supaya tidak memburuk
June 27, 2019
Show all
Jika tidak ditangkal dari sekarang, bisa saja, Indonesia akan mengalami krisis kesehatan. Saat ini kita tengah mengalami perubahan pola penyakit yang sering disebut transisi epidemiologi. Penanda dari transisi ini cukup jelas. Ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, jantung, diabetes dan lain-lain.

Negara akan alami kerugian bila ptm terus dibiarkan. Semakin banyaknya seseorang terjangkiti ptm, negara semakin terkuras pembiayaan untuk menanggung pembiayaan pelayanan kesehatan. Produktifitas masyarakat akan menurun. Otomatis mempengaruhi daya saing negara.

Kondisi ini tidak bisa dibiarkan. RSI Sultan Agung mengambil peranan untuk mencegah kerugian lebih lanjut akibat ptm lewat edukasi, sosialisasi kepada masyarakat. Dr. Hj Nur Anna CS, Sp.PD melakukan edukasi penyakit hipertensi bagi warga yang ada di Jalan Majapahit Semarang belum lama ini.

"Hipertensi adalah pintu masuk dari berbagai penyakit yang mematikan seperti stroke dan penyakit jantung" katanya.

dr Anna Lebih lanjut, dr Anna mengungkapkan hipertensi adalah meningkatnya tekanan darah diatas ambang batas normal. Yaitu 120/80mmHg. Bila tekanan darah melebihi 140/90mmHg bisa berbahaya. Penyakit ini disebabkan pola hidup tak sehat, malas olahraga.

Perlu diwaspadai karena penyakit ini dikatakan the silent killer alias nyaris tidak menunjukkan gejala.

Pencegahan hipertensi dilakukan dari perubahan pola hidup sehat. Olahraga minimal 30 menit tiga kali sepekan, konsumsi sayuran dan buah-buahan. Serta jauhi stress.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.