Sistem perlindungan penyakit akibat kerja.

Pelajar belajar Bantuan Hidup Dasar
January 21, 2019
Mengenalkan prinsip gizi seimbang di usia dini
January 31, 2019
Show all

Di sekitar lingkungan kerja, berisiko tinggi akan masalah kesehatan yang disebabkan oleh proses kerja. Perlu pemikiran perlindungan kesehatan bagi pekerja dengan pemberian kepastian hukum pelayanan penyakit akibat kerja (pak).

Menurut keputusan presiden nomor 22 tahun 1993, disebutkan pak adalah penyakit yang timbul karena hubungan kerja. Dalam keppres itu menyebutkan antara lain pak : pneumokoniosis yang disebabkan debu mineral pembentuk jaringan parut (silicosis, antrakosilikosis, asbestosis) dan silikotuberkolosis yang silikosisnya merupakan faktor utama penyebab cacat atau kematian ; penyakit paru dan saluran pernapasan (bronkhopulmoner) yang disebabkan oleh debu logam keras ; Asma akibat sensitisasi dan zat perangsang yang dikenal yang berada dalam proses pekerjaan ; Alveolitis allergika selengkapnya ada di Keppres nomor 22 tahun 1993.

Persyaratan dokumen pendukung PAK menyertai proses klaim adalah data hasil pemeriksaan kesehatan awal (sebelum pekerjaan di perusahaan tersebut) atau riwayat kesehatan pekerja. Hasil pemeriksaan khusus (pemeriksaan terakhir yang dilakukan pada saat pekerja sakit). Hasil pengujian lingkungan kerja oleh lembaga lingkungan kerja baik milik pemerintah atau swasta beserta analisisnya. Jika diperlukan keterangan ahli dari dokter yang memiliki kompetensi dan sertifikasi terkait PAK.

Pemeriksaan dasar dan penunjang meliputi perawatan tingkat pertama dan lanjutan rawat inap dilakukan oleh Rumah Sakit Swasta atau Rumah Sakit Pemerintah meliputi : perawatan intensif ; penunjang diagnostik ; pengobatan pelayanan khusus; ortose ; protesa alat kesehatan dan implant ; jasa dokter atau medis ; operasi transfusi darah dan rehabilitasi medik.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.