Sambutan dari Direktur Pendidikan , dr. Minidian Fasitasari, M.Sc, Sp.GK. RSI Sultan Agung terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar keperawatan Islami. Saat ini RSI Sultan Agung menjadi RS Pendidikan. "Silahkan siapa saja yang ingin melakukan riset dan penelitian tentang pelayanan kesehatan berbasis Islam"katanya. Termasuk bagi universitas, sekolah atau personal untuk keperluan skripsi dsb.
Kepala Sekolah SMK Medika Pekalongan mengharapkan siswanya mampu menyerap apa saja informasi dari perawat atau petugas yang melakukan edukasi.
 
Prosedur pelayanan kesehatan berbasis Islami di RSI Sultan Agung dipaparkan secara detail oleh Perawat Senior, Novianti, S.Kep. Perawat di RSI Sultan Agung juga diberikan pelatihan berkala untuk bisa melakukan edukasi Islami, melakukan tindakan asuhan keperawatan Islami. Termasuk mengingatkan sholat dsb.
Staf Humas , Unggul Budi (dalam frame smartphone yang diabadikan salah seorang siswa) berada di Sultan Agung Rehabilitasi Medik Center. Di layanan ini, terdapat center perawtan gymnasium , terapi wicara, hydrotheraphy dst. Khusus bagi yang memerlukan penunjang medis.
 
Saling bertukar kenang-kenanganan dan cinderamata dari pihak SMK Medika Pekalongan kepada Direktur Pendidikan, dr. Minidian Fasitasari, Sp.GK, M.Sc. Keduanya berharap sinergi yang bagus untuk saling menunjang dalam program pelayanan kesehatan berbasis Islami.
Siswa SMK Medika Pekalongan memanfaatkan kunjungan tersebut untuk bertanya langsung dengan narasumber. Sesi interaktif ini berlangsung seru. Saking banyaknya atensi para siswa SMK Medika Pekalongan. Mereka menanyakan apa saja yang terkait dengan konsep Syariah, Apakah ada perbedaan pasien umum dengan BPJS ; bagaimana perlakuan pasien non muslim di RSI Sultan Agung yang telah menerapkan pelayanan Syariah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *