Tetap sehat sesama penderita kanker

P enyebab kanker saat ini masih menjadi misteri. Tetapi banyak pakar menyebutkan penyebabnya adalah gaya hidup yang tidak sehat. Kanker juga tidak mengenal usia, jenis kelamin, tingkat ekonomi dsb. Yang juga perlu dipahamkan, seorang yang divonis kanker perlu treatment berkelanjutan. Selain treatmentberkelanjutan, penderita kanker memerlukan sebuah wadah kebersamaan untuk saling berbagi, mengisi dan tentunya menjalin silaturahmi. Secara psikologis, rasa kebersamaan ini dipercaya meningkatkan kualitas hidup seseorang.

Penderita kanker di RSI Sultan Agung tak perlu risau akan hal itu. Alhamdulillah saat ini, kita sudah membentuk sebuah wadah yang bisa dijadikan sarana aktualisasi para penderita kanker. Istimewanya, kita juga menyentuh sisi spiritual para penderita kanker.

Kegiatan yang pernah diinisiasi dalam gathering penderita kanker RSI Sultan Agung adalah seminar kanker payudara dengan narasumber dr. Saptadi S Basuki, Sp.Bonk. Seminar itu menyoroti rendahnya kesadaran wanita untuk memeriksakan ke dokter meski sudah mendapati ciri-ciri kanker pada payudaranya.

"Rata-rata mereka baru memeriksakan ke dokter setelah masuk stadium lanjut. Sebagian besar wanita enggan periksa ke dokter karena adanya pola pikir yang keliru. Misalnya takut, biaya yang mahal, menolak tidak percaya, persepsi biaya yang mahal termasuk kurangnya dukungan keluarga" ujarnya.

Seminar itu merupakan satu dari sekian kegiatan yang pernah dilakukan komunitas penderita kanker RSI Sultan Agung. Insya Allah akan ada banyak kegiatan yang lebih banyak dan menarik lagi.