Transfusi darah aman, tapi kenali reaksinya

Minimalkan resiko paparan infeksi pasien
May 17, 2016
Akan terstandarisasi gaji, perawat harus tingkatkan profesionalisme
May 25, 2016
Show all

Salah satu hal krusial ketika seseorang mengalami kecelakaan, atau operasi adalah ketersediaan darah untuk transfusi.

Banyak dari kita yang mendengar kata “tranfusi” tapi tahukah apa arti sebenarnya ? “Secara garis besar, transfusi darah adalah tindakan medis untuk mengganti kehilangan darah pasien. Jadi, darah yang tersimpan di dalam kantong darah dimasukkan ke dalam tubuh melalui selang infus” ujar Siti Mahmudah, AMK, AK dari RSI Sultan Agung dalam sesi diskusi ruang humas.

Meski banyak orang yang khawatir akan keamanan TD, Siti Mahmudah menggolongkan TD di Indonesia termasuk relatif aman karena setiap pendonor akan dilakukan pemeriksaan yang ketat sehingga jarang sekali seseorang mendapatkan penyakit dari pendonor.

Hanya saja, problemnya, menurut Siti, masalah utama TD adalah ketidakcocokan golongan darah. “Meskipun memang angka kejadiannya sangat kecil tapi juga berisiko mengalami reaksi sangat serius dan mengancam keselamatan jiwa.” ujar nya.

Yang penting, kata Siti, kita perlu kenali beberapa reaksi ringan ketika TD semisal :  demam, gatal dan bintik merah, nyeri, berdebar, menggigil dan tekanan darah menurun.

“Reaksi ini memang sedkiit menakutkan namun tidak berbahaya jika segera ditangani oleh dokter atau tenaga medis” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *