Webinar Kiat Tetap Sehat dan Selamat Dunia Akhirat di Era PPKM Darurat Pandemi Covid-19

Cara Menggunakan Masker Dobel yang Benar untuk Mencegah COVID-19
June 25, 2021
Panduan Isolasi Mandiri Anak dengan COVID-19
July 15, 2021
Show all

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah, Sabtu (10/7/2021) menggelar webinar dengan mengusung tema ‘Kiat Tetap Sehat dan Selamat Dunia Akhirat di Era PPKM Darurat Pandemi Covid-19’ mulai Pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Wakil Ketua Umum MUI Jateng, Prof Dr Ahmad Rofiq MA, Jumat (9/7/2021) menjelaskan tujuan webinar salah satunya mencari solusi dalam mengatasi situasi dilematis yang kini masih mengancam, yakni pandemi Covid-19 dan PPKM Darurat, namun amaliah keagamaan juga masih bisa berjalan.

“Komisi Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat sebagai komisi baru di MUI Jawa Tengah ingin berperan aktif pada masa pandemi Covid-19 dengan menggelar webinar dengan megusung tema Kiat Tetap Sehat dan Selamat Dunia Akhirat di Era PPKM Darurat Pandemi Covid” kata Prof Rofiq.

Sebagai nara sumber dalam webinar tersebut, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Ketua Umum MUI KH Ahmad Darodji, Dirut RSI Sultan Agung dan Ketua Komisi Kesehatan MUI dr Masyhudi, Ketua Pelaksana Satgas Covid Jateng Prasetyo Ariboso, Ketua MUI Pusat Bidang Fatwa Asrorun Ni’am Sholeh, dan dipandu dr Bambang Sudarmanto SpAK.

Guru Besar Hukum Islam Fakultas Syariah dan Hukum serta Pascasarjana UIN Walisongo Semarang ini berpendapat, sejak Pandemi Covid-19 merangsek Indonesia Maret 2020, memasuki bulan ke-17, namun belum ada tanda-tanda kapan berakhir.

“Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 yang makin mengganas, Pemerintah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3-20 Juli 2021. Dalam fliyer resmi yang dikeluarkan, dinyatakan “seluruh tempat ibadah ditutup”. Kata “ditutup” dengan warna kuning. Sementara, sektor non-esensial Work from Home (WFH) 100%, di sektor esensial 50% WFH, Aktivitas belajar mengajar online, rumah makan hanya boleh take away (bungkus/box), pusat perbelanjaan atau mall ditutup, resepsi pernikahan dihadiri maksimal 30 orang, dan kapasitas transportasi umum 70%,” katanya.

Menurut Prof Rofiq, MUI Jateng sangat memahami persoalan yang dihadapi Pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia. Setiap kebijakan pemerintah, dapat dipastikan akan menimbulkan kontroversi dan tidak mungkin memuaskan semua warga.

Apalagi bagi masyarakat -saudara yang mengandalkan hasil bekerja harian, tentu menjadi persoalan sulit.

Demikian juga, para warga yang sangat rajin berjamaah di masjid. Problem itu, menambah sedih perasaan mereka.

Soal urusan menutup sementara masjid, sebagai warga yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai agama, tentu sangat menyedihkan, meskipun di satu sisi juga harus difahami bahwa “keselamatan jiwa wajib didahulukan daripada pelaksanaan ibadah yang bisa dialihkan ke rumah”. Karena jiwa yang terancam apalagi hingga meninggal dunia, tentu tidak bisa beribadah lagi.

Author : Prof Dr Ahmad Rofiq MA

Sumber : https://www.harianmerapi.com/news/2021/07/09/131579/mui-jateng-gelar-webinar-kiat-selamat-dunia-akhirat-di-era-pandemi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *